Sabtu, 08 Desember 2012
Rencana Pertandingan Besar Madrid vs Catalonia
Federasi Sepakbola Madrid berencana untuk memperingati ulang tahun
keseratus mereka dengan cara yang luar biasa. Mereka akan
menyelenggarakan pertandingan Derby Spanyol antara Madrid melawan
Catalonia.
Lawan Palermo, Juve Berencana Rombak Starting XI
Lawan Palermo, Juve Berencana Rombak Starting XI
Pelatih Juventus, Antonio Conte sepertinya akan melakukan perubahan besar pada skuad Bianconeri pada laga melawan Palermo.Menurut Gazzetta dello Sport, Conte akan tampil tanpa sejumlah pemain yang memberikan mereka tiket ke babak 16 besar usai membekuk Shakhtar Donetsk dengan skor tipis 1-0.
Sebastian Giovinco jelas tidak akan dimainkan karena akumulasi kartu kuning. Selain pemain berjuluk The Atomic Ant tersebut, pemain-pemain seperti Stephan Lichtsteiner, Kwadwo Asamoah, Arturo Vidal dan Mirko Vucinic akan diberikan kesempatan untuk menghela napas.
Sebagai gantinya, Mauricio Isla, Paolo De Ceglie, Alessandro Matri dan Fabio Quagliarella dipersiapkan untuk mengisi starting XI skuad Bianconeri. Selain itu, Claudio Marchisio yang pada tengah pekan kemarin absen juga sudah bisa dimainkan pada laga melawan Palermo yang juga merupakan penanda come back-nya Conte.
Nama Pemain Thailand Jadi 'Mimpi Buruk' Jurnalis
Nama Pemain Thailand Jadi 'Mimpi Buruk' Jurnalis
Nama para pemain Thailand di Piala AFF 2012 ini seakan menjadi mimpi buruk bagi jurnalis dan komentator pertandingan. Para komentator mengaku kesulitan untuk melafalkan nama para penggawa Thailand.Kondisi yang mirip juga dialami oleh para jurnalis yang meliput gelaran Piala AFF. Dalam keterangan kepada wartawan, Pelatih Winfried Schafer menyebut nama pemainnya dengan panggilan singkatnya.
Sama seperti halnya Bryan Robson (pelatih Thailand sebelumnya), Schafer menyebut para pemain dengan nama pendeknya. Pelatih asal Jerman ini memanggil Sinthaweechai dengan “Tee”, Kawin dengan “Tong” dan “Aum” sebagai panggilan pendek Theerathon.
Ketika Winfried Schafer menggunakan nama pendek pemainnya dalam keterangan pers, kontan membuat sejumlah wartawan non Thailand menjadi kesulitan. Contohnya saja ketika menyebut nama kapten Thailand, Panupong Wongsa sebagai “Mai”, gelandang Datsakorn Thonglao sebagai “Ko” serta striker Teerasil Dangda dengan panggilan “Mui”.
Thailand melaju ke babak semifinal Piala AFF 2012 sebagai juara Grup A. Selanjutnya mereka akan menghadapi Malaysia di laga leg pertama 9 Desember 2012 mendatang.
Selasa, 04 Desember 2012
Pirlo Sarankan Chelsea Lupakan Liga Champions
Pirlo Sarankan Chelsea Lupakan Liga Champions
Andrea Pirlo berjanji akan mencari kemenangan untuk Juventus di Liga Champions hari esok, itu artinya ia menyiapkan mimpi buruk bagi Chelsea.
Andai Juve mendapat 1 poin saja dari Shakhtar Donetsk mereka sudah memastikan diri melenggang, apalagi jika sampai bisa menang.
Maka dari itu peluang The Blues terhitung kecil meski bukan juga mustahil. Chelsea sendiri mesti menang atas FC Nordsjaelland sembari mengharap Juve kalah di Ukraina.
"Akan
salah bila ada anggapan Juve dan Shakhtar akan bermain mata. Karena
posisi satu dan runner up bakal penting maknanya di undian babak
selanjutnya," ucap Pirlo.
"Saya bersimpati pada fans Chelsea
namun apa yang bisa mereka lakukan setelah ini adalah mengucap selamat
tinggal kepada Liga Champions."
Pirlo meminta semuanya bisa menerima apa pun yang terjadi di hari esok. Menurutnya posisi lemah Chelsea di UCL karena The Blues sendiri tampil buruk saat dihajar Bianconeri di Juventus Arena.
Sabtu, 01 Desember 2012
Piala AFF: Malaysia Kubur Mimpi Indonesia
Malaysia Kubur Mimpi Indonesia
Impian Indonesia untuk lolos ke semifinal harus pupus. Dua gol dari Azammuddin dan Mahalli Jasuli di laga pamungkas Piala AFFgrup B mengubur harapan skuad Garuda.
Beberapa perubahan dilakukan oleh pelatih Indonesia Nil Maizar. Absennya Wahyu Wijiastanto membuat komposisi lini belakang berubah. alih-alih memilih Handi Ramdhan yang baru sembuh dari cedera paha, Nil lebih memilih menempatkan Nopendi yang posisi aslinya adalah bek sayap.
Indonesia langsung mengambil inisiatif serangan begitu peluit dibunyikan. Dalam tempo enam menit babak pertama berjalan, skuad Garuda telah menciptakan dua peluang emas melalui Samsul Arif dan tendanganVendry Mofu.
Sebuah kesalahan dari lini belakang Malaysia hampir saja membuat Merah Putih unggul. Sayang tendangan salto dari Samsul Arif gagal. Begitu pula tendangan Irfan Bachdim pada menit ke-17 masih mampu ditepis oleh kiper Malaysia, Farizal Marlias.
Lemahnya koordinasi lini belakang kembali menjadi celah yang mampu dimanfaatkan Malaysia dengan baik. Hanya dalam tempo tiga menit, gawang Indonesia harus rela kebobolan dua gol. Gol pertama dicetak oleh Azammuddin pada menit ke-27. Tiga menit berselang giliranMahalli Jasuli yang mampu menggandakan skor untuk Harimau Malaya.
Indonesia terus berupaya untuk memperkecil kedudukan di sisa waktu babak pertama. Solidnya pertahanan Malaysia membuat barisan penyerang Indonesia kesulitan. Hingga babak pertama usai skor 2-0 untuk keunggulan tuan rumah tetap bertahan.
Di awal babak kedua, Indonesia mencoba bangkit untuk mengejar ketertinggalan. Sayang lemahnya penyelesaian akhir membuat peluang Indonesia terbuang sia-sia.
Sementara Malaysia yang telah unggul dua gol bermain lebih sabar dan rapi. Meski terus digempur, skuad arahan Datuk K Rajagobal ini masih mampu mengantisipasi serangan Garuda dengan baik.
Untuk mempertajam serangan, Indonesia mengubah komposisi lini depan. Samsul Arif yang kurang efektif di lini depan digantikan oleh Jhonny van Beukering.
Indonesia terus mencoba untuk menggempur pertahanan Malaysia. Kurang tenangnya para pemain Indonesia ketika mendapat peluang membuat kesempatan untuk memperkecil kedudukan hilang. Skor tetap 2-0 untuk keunggulan Malaysia.
Memasuki menit ke-80, Indonesia kembali memperoleh peluang. Sebuah tendangan bebas dari Taufiq hampir saja memperkecil kedudukan. Sayang sundulan Raphael Maitimo masih mampu diantisipasi dengan baik oleh pertahanan Malaysia.
Indonesia tak mau menyerah, sebuah tendangan keras dari Andik Vermansyah dari luar kotak penalti masih melambung di atas mistar gawang Farizal Marlias. Hingga pertandingan usai skor 2-0 untuk keunggulan Harimau Malaya tidak berubah.
Dengan hasil ini maka Indonesia harus melupakan mimpi untuk lolos ke babak semifinal. Sementara bagi Malaysia, hasil ini membuat Harimau Malaya lolos ke semifinal ditemani Singapura yang di laga lainnya mampu mengalahkan Laos.
Susunan pemain kedua tim
Malaysia: Farizal Marlias; Mahalli Jasuli, Zubir Azmi, Aidil Zafuan, Safiq Rahman, Azammuddin Akil, Shakir Shaari,W Zack Haikal, Fadhli Shas, Norshahrul, Safee Sali.
Indonesia: Wahyu Tri Nugroho; Raphael Maitimo, Nopendi, Novan Setya, Fachruddin, Elie Aiboy, Taufiq,Vendry Mofu, Oktovianus Maniani, Irfan Bachdim, Samsul Arif.
Piala AFF: Kalahkan Laos, The Lions ke Semifinal
Kalahkan Laos, The Lions ke Semifinal
Singapura akhirnya berhasil lolos dari lubang jarum. Di laga pamungkas Piala AFF grup B, Mustafic Fachrudin dkk mampu mengalahkan Laos dengan skor 4-3.
Laos yang bertekad untuk kembali mengejutkan tampil penuh determinasi. Hasilnya pada menit ke-20 Khampheng Sayavutthi mampu membuka keunggulan Laos setelah memanfaatkan skema serangan balik yang dimotori Keoviengphet Liththideth.
Nama terakhir akhirnya mampu menggandakan keunggulan Laos pada menit ke-40. Sebuah tendangan keras Keoviengphet Liththideth tak mampu diantisipasi oleh kiper Singapura, Izwan Mahbud.
Tertinggal dua gol, Singapura meningkatkan intensitas serangan ke pertahanan Laos. Hasilnya, sebuah sundulan dari Shahril Ishak memanfaatkan umpan silang Safuwan mampu memperkecil kedudukan pada injury time babak pertama.
Di babak kedua permainan Singapura berubah. Tim asuhan Radojko Avramovic bermain lebih rapi dan menguasai pertandingan.
The Lions juga meningkatkan intensitas serangan ke jantung pertahanan Laos. Hasilnya tiga gol balasan berhasil diciptakan Singapura melalui Shahril Ishak menit ke-53, Khairul Amri pada menit ke-63 dan gol keempat pada menit ke-65 melalui Fazrul Nawaz.
Kebobolan tiga gol dalam rentang waktu yang singkat, Laos justru mengendorkan serangan. Kendurnya serangan itu berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh Singapura. Namun peluang demi peluang itu gagal dimaksimalkan dengan baik oleh para pemain Singapura.
Laos justru berhasil memperkecil kedudukan pada menit ke-81 melalui tendangan penalti Khampeng Sayavuthi. Penalti diberikan wasit setelah pemain belakang Singapura menjatuhkan Ketsada yang melakukan penetrasi ke pertahanan The Lions.
Hingga pertandingan usai, skor 4-3 untuk keunggulan Singapura tetap bertahan. Hasil ini sekaligus memutus ambisi Laos untuk lolos ke semifinal. Sementara Singapura sukses membalikkan prediksi dengan menemani Malaysia lolos ke babak selanjutnya.
Susunan pemain
Laos: Sengphachan, Khamphoumy Hanvilay, Kovanh Namthavixay, Ketsada, S. Phommapanya, Keoviengphet Liththideth, Kanlaya Sysomvang, Vongchiengkham, K Sayavutthi, S. Saysana, V. Phapouvanin
Singapura: Izwan Mahbud, Baihakki Khaizan, Daniel Bennett, Safuwan Baharudin, Shi Jiayi, Shahdan Sulaiman, F. Nawaz, Fahrudin Mustafic, Shahril Ishak, Aleksandar Duric, Qiu Li
Laos yang bertekad untuk kembali mengejutkan tampil penuh determinasi. Hasilnya pada menit ke-20 Khampheng Sayavutthi mampu membuka keunggulan Laos setelah memanfaatkan skema serangan balik yang dimotori Keoviengphet Liththideth.
Nama terakhir akhirnya mampu menggandakan keunggulan Laos pada menit ke-40. Sebuah tendangan keras Keoviengphet Liththideth tak mampu diantisipasi oleh kiper Singapura, Izwan Mahbud.
Tertinggal dua gol, Singapura meningkatkan intensitas serangan ke pertahanan Laos. Hasilnya, sebuah sundulan dari Shahril Ishak memanfaatkan umpan silang Safuwan mampu memperkecil kedudukan pada injury time babak pertama.
Di babak kedua permainan Singapura berubah. Tim asuhan Radojko Avramovic bermain lebih rapi dan menguasai pertandingan.
The Lions juga meningkatkan intensitas serangan ke jantung pertahanan Laos. Hasilnya tiga gol balasan berhasil diciptakan Singapura melalui Shahril Ishak menit ke-53, Khairul Amri pada menit ke-63 dan gol keempat pada menit ke-65 melalui Fazrul Nawaz.
Kebobolan tiga gol dalam rentang waktu yang singkat, Laos justru mengendorkan serangan. Kendurnya serangan itu berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh Singapura. Namun peluang demi peluang itu gagal dimaksimalkan dengan baik oleh para pemain Singapura.
Laos justru berhasil memperkecil kedudukan pada menit ke-81 melalui tendangan penalti Khampeng Sayavuthi. Penalti diberikan wasit setelah pemain belakang Singapura menjatuhkan Ketsada yang melakukan penetrasi ke pertahanan The Lions.
Hingga pertandingan usai, skor 4-3 untuk keunggulan Singapura tetap bertahan. Hasil ini sekaligus memutus ambisi Laos untuk lolos ke semifinal. Sementara Singapura sukses membalikkan prediksi dengan menemani Malaysia lolos ke babak selanjutnya.
Susunan pemain
Laos: Sengphachan, Khamphoumy Hanvilay, Kovanh Namthavixay, Ketsada, S. Phommapanya, Keoviengphet Liththideth, Kanlaya Sysomvang, Vongchiengkham, K Sayavutthi, S. Saysana, V. Phapouvanin
Singapura: Izwan Mahbud, Baihakki Khaizan, Daniel Bennett, Safuwan Baharudin, Shi Jiayi, Shahdan Sulaiman, F. Nawaz, Fahrudin Mustafic, Shahril Ishak, Aleksandar Duric, Qiu Li
Hal : Permohonan Beasiswa
Pemerinta
Daerah Provinsi Aceh
Kpd Yth,
Bapak Gubernur
Provinsi Aceh
di-
Tempat
Dengan Hormat,
Saya yang bertanda tangan di bawah
ini :
Nama :
Tempat / Tgl. Lahir :
Nim :
Fak / Prodi :
Semester :
Alamat :
No. Hp :
Dengan ini mengajukan permohonan kepada Bapak, agar sudi
kiranya menbantu saya untuk mendapatkan beasiswa Pemerintahan Daerah Provinsi Aceh ( PEMDA ACEH ) tahun 2012, yang
disediakan oleh Pemerintahan Daerah Provinsi Aceh.
Untuk memperoleh beasiswa dimaksud, bersama ini ikut saya
lampirkan kelengkapan syarat – syarat administrasi sebagai berikut :
1.
Asli
surat keterangan aktif kuliah
2.
Surat
pernyataan tidak menerima beasiswa dari instansi/sumber lain selama tahun 2012
yang mengetahui Dekan
3.
Asli
surat keterangan tidak mampu dari Geusyik
4.
Foto
copy KTP
5.
Foto
copy KTM
6.
Transkrip
Nilai
Demikian permohonan ini saya perbuat dengan sebenarnya atas
perhatian Bapak, saya ucapkan terimakasih.
Matangglumpang Dua, 03 Desember 2012
Hormat saya
Pemohon
(…………………………………………….)
SURAT
PERNYATAAN
Saya
yang bertanda tangan di bawah ini :
Nama :
Tempat
/ Tgl. Lahir :
NIM :
Senester :
Fak/Prodi :
IPK :
HP :
Dengan
ini secara bersungguh – sungguh menyatakan sebagai berikut :
1.
Bahwa
benar saya Mahasiswa Universitas Almuslim Bireuen Kabupaten Bireuen dengan ini
menyatakan dengan sesungguhnya belum
pernah memperoleh bantuan beasiswa dari
pihak manapu selama tahun 2012.
2. Bahwa bila pernyataan ini tidak benar,
maka saya bersedia menerima sanksi administrasi akademik dari pihak Universitas
Almuslim Bireuen Kabupaten Bireuen dan Pihak Pemda Provinsi Aceh, serta
bersedia mengembalikan Beasiswa yang telah saya terima.
Demikian
pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya tanpa ada paksaan dari siapapun.
Matangglumpang Dua, 03 Desember 2012
Yang menbuat pernyataan,
…………………………….
Mengetahui
Dekan Fakultas Teknik,
Langganan:
Postingan (Atom)




